Kec. Mesuji Timur Nasional PERTANIAN

Sunday, 25 April 2021 - 02:18 WIB

2 months yang lalu

logo

Relawan Ir H Joko Widodo ;Harga Gabah Murah Petani Menangis, Dinas Pertanian Jangan Hanya Diam Saja

Petani Justru Rugi di Masa Panen, Karena Harga Gabah murah

PosPeraNewsMesuji, Ketua Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Eko Menyoroti Penderitaan rakyat Petani padi dikabupaten mesuji Lampung yang Yang sangat memperihatinkan ibaratkan sudah jatuh tertimpa tangga tutur Eko

Lanjut pasilitas Pemerintah Kabupaten Mesuji sangat memadai 22 Januari 2018  presiden RI Ir H Joko Widodo telah meresmikan Prukades merupakan bagian dari program prioritas pembangunan desa, selain pembangunan embung, Badan Usaha Milik Desa, dan Sarana Olahraga Desa. Program prioritas ini dikembangkan, salah satunya melalui dana desa. Mesuji menjadi salah satu lokasi peluncuran Prukades, karena menjadi satu dari 13 kawasan transmigrasi pengembangan lumbung beras Indonesia jadi apa cerita nya? Dan apa realisasi nya? Dan apa keuntungan untuk 3000 Petani padi di kabupaten Mesuji, Pemerintah daerah harus cerdas menanggulangi dampak positif harga gabah murah yang jadi perbincangan masyarakat petani padi tutup eko

Berdasarkan hasil investigasi awak media posperanews Petani padi di KTM resah karena harga jual gabah murah dan adanya hama tanaman. Kondisi itu membuat petani rugi di musim panen saat ini, karena tidak sebanding dengan biaya produksi dan perawatan tanaman.sabtu (24/04/2021)

Meski memasuki musim panen, petani padi di Kecamatan mesuji timur Kabupaten mesuji, dilanda keresahan. Pasalnya selain harga gabah murah, juga adanya hama penyakit yang merusak padi dan menurunkan produktivitas.

Harga gabah saat ini 2800 rupiah per kilogram.
Petani juga diresahkan dengan kemunculan sejumlah hama dan penyakit tanaman, seperti hama tikus dan wereng coklat.

Petani bernama marjuki, serangan hama muncul di saat musim panen, yang bersamaan dengan musim hujan. Serangan hama itu bisa menurunkan hasil panen dan merusak tanaman dalam waktu singkat.

Petani berharap adanya ketentuan harga gabah sehingga tidak rugi, karena biaya produksi dan perawatan sangat tinggi.(Redak)

Artikel ini telah dibaca 182 kali

Baca Lainnya