Lampungutara-Posperanews-Kejaksaan Negeri kotabumi lampung utara gelar audiensi dengan Posko perjuangan rakyat (Pospera) guna memperjelas opini yang tersebar di halayak ramai tentang perkara inspektorat yang saat ini sedang di tangani oleh pihak kejari lampung utara.(Kamis/11/1/2024).

Dalam gelar audiensi tersebut di komandoi oleh kepala kejaksaan negri lampung utara serta turut hadir pula kasat intelkam dan kasat binmas polres lampung utara.
Juaini adami ketua Dpc Pospera Lampung utara mempertanyakan apa dan bagaimana pemeriksaan beberapa perkara yang saat sedang di tangani oleh pihak kejaksaan salah satu di antaranya perkara inspektorat lampung utara.
“Disini pada hari ini kami dari posko perjuangan rakyat ingin mempertanyakan sudah sampai di mana perkara inspektorat yang saat ini sedang di lakukan pemeriksaan oleh pihak kejari”jelas juaini.
Menanggapi perkara yang di pertanyakan tersebut Farid sebagai kepala kejaksaan memberikan jawaban yang tegas dan lugas bahwa kasus tersebut terus berjalan dan sedang menunggu hasil dari pemeriksaan BPKP di UBL.
“Untuk perkara inspektorat masih terus berlanjut dan saat ini kami sedang menunggu hasil dari pemeriksaan BPKP di UBL dan dalam pemeriksaan itu di dampingi langsung oleh kepala seksi pidana khusus.”jelas farid.
Kejari kotabumi lampung utara menambahkan tidak ada interfensi terhadap dirinya dalam perkara tersebut dan kasus inspektorat ini di duga ada potensi yang merugikan negara.
“Perlu di ketahui di dalam perkara inspektorat ini tidak ada yang menginterpensi saya dan perkara ini di duga ada potensi yang merugikan merugikan negara,”Tambahnya
Di tempat yang terpisah juaini adami menyampaikan dirinya berharap pihak kejaksaan lampung utara dapat memberikan hasil dari perkara tersebut dalam kurun waktu lima belas hari kerja setelah pertemuan jika dalam waktu terebut pihak kejari tidak kunjung memberi jawaban maka pospera lampung utara akan menggelar unjuk rasa Besar-besaran.
“Harapan kami pihak kejaksaan negri lampung utara bisa memberikan jawaban dalam kurun waktu lima belas hari kerja setelah pertemuan ini jika tidak maka kami akan unjuk rasa besar – besaran”.Tegas juaini.(tim)

