Posperanews.com | Kotabumi, Rabu, 14 Januari 2026 – DPC Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Lampung Utara menyatakan sikap tegas mendukung langkah Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kejaksaan Tinggi Lampung dalam proses penegakan hukum terkait kasus-kasus korupsi di Kabupaten Lampung Utara.
Ketua DPC Pospera Lampung Utara, Juaini Adami, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat penegak hukum yang telah menunjukkan progres nyata dalam membuka dan menindak kasus-kasus dugaan korupsi di wilayah tersebut. Baginya, langkah ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama ini menanti keberanian pemerintah dan aparat hukum dalam menegakkan keadilan.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Kejaksaan Tinggi Lampung dan Kejaksaan Agung RI. Mereka sudah bekerja dengan sungguh-sungguh dan menunjukkan keberanian dalam mengungkap kasus korupsi yang terjadi di Lampung Utara,” tutur Juaini.
Menurutnya, Pospera Lampung Utara melalui hasil rapat internal memutuskan untuk memberikan dukungan penuh serta mendorong agar penanganan hukum berlangsung transparan dan tidak pandang bulu. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang terlibat wajib diproses sebagaimana ketentuan hukum berlaku, tanpa keistimewaan dan tanpa tebang pilih.
“Kami berharap Kejati Lampung tidak berhenti sampai di sini. Penetapan tersangka harus dikawal sampai ke pengadilan, termasuk salah satunya AA yang telah disebut publik. Tidak boleh ada yang kebal hukum,” tegasnya.
Juaini juga menyampaikan bahwa dukungan ini bukan sekadar pernyataan sikap, melainkan langkah nyata yang berlanjut dengan aksi moral sebagai bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap lembaga penegak hukum.
“Kami berkomitmen tetap berada di garis depan mengawal pemberantasan korupsi,” ungkapnya.
Sebagai bentuk keseriusan, Pospera Lampung Utara berencana menggelar aksi damai di Kejaksaan Agung RI dalam waktu dekat. Menurut Juaini, aksi ini akan menjadi pesan tegas bahwa masyarakat Lampung Utara mendukung penuh pemberantasan korupsi serta menolak segala bentuk intervensi, intimidasi, maupun upaya pelemahan proses hukum.
“Kami sedang mempersiapkan aksi damai ke Kejaksaan Agung RI sebagai dukungan moral dan suara rakyat Lampung Utara. Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat bersama penegak hukum dalam menuntaskan korupsi,” pungkas Juaini Adami.
Dengan sikap tersebut, Pospera menegaskan bahwa perjuangan melawan korupsi bukan hanya tanggung jawab aparat hukum, tetapi juga seluruh elemen masyarakat yang menginginkan masa depan Lampung Utara yang bersih, berintegritas, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.(Red/Tim)

