Skip to content
POSPERANEWS.COM

POSPERANEWS.COM

INFORMASI TERKINI

  • Peduli Ramadhan, Polres Lampung Utara Gelar Bazar Ramadhan Polri Presisi dan Bagikan Bansos POLRI
  • “Ipad” Saya Bukan PKI Berani Merampas Hak Asasi Orang Lain DESA
  • Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara Hadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 Daerah
  • Gelar Halal Bihalal, IWO Lampung Komitmen Tingkatkan Kapasitas  Daerah
  • Sosok Saidi Rosady Calon DPRD Kabupaten Mesuji Didukung Kuat Lapisan Masyarakat Budaya
  • Giat Kapolres Mesuji AKBP Yuli Haryudo S.E Hari Jum’at Dialog Lintas Agama Bertema (NGOPI) Ngobrol Santai POLRI
  • Implementasi Penguatan Kinerja Pengawasan PKD Se-Kabupaten Mesuji Bawaslu
  • SATRESKRIM UNIT TIPIDTER POLRES LAMPUNG UTARA AMANKAN PENGANGKUT BBM JENIS SOLAR POLRI

Ukuran Tempe di Perkecil Emak Emak Cemberut

Posted on 13/01/202213/01/2022 By Posperanews Tak ada komentar pada Ukuran Tempe di Perkecil Emak Emak Cemberut

Lmpung utara_Posnews_ Kenaikan harga Kedelai di pasaran, yang terjadi sejak sepekan lalu, membuat kalangan pemilik usaha kecil pembuatan Tempe yang ada di wilayah Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung utara, mengeluh, lantaran kenaikan Harga bahan baku kedelai, tidak serta merta membuat mereka dapat turut serta menikmati kenaikan harga pada Tempe hasil produksi usahanya. Sehingga mau tak mau mereka harus mampu berspekulan untuk menyiasati Kenaikan harga bahan baku kedelai tersebut, agar usahanya tak merugi dan mampu untuk bertahan.

Pasalnya sebelum ada kenaikan, harga Kedelai dipasaran, hanya berkisar 9.100 rupiah perkilogramnya, pasca adanya kenaikan harga kedelai kini berada d level 10.600 rupiah perkilogram.

Meskipun Harga bahan baku Kedelai merangkak naik dan ongkos produksi yang di butuhkan cukup tinggi, memaksa Pemilik usaha mensiastinya dengan memperkecil ukuran Tempe dari biasa, agar usahanya tidak merugi dan dapat tetap bertahan di tengah situasi sulit di masa pandemi saat ini, meskipun produksi dan ukuran Tempe yang di hasilkan harus membuat cemberut mimik wajah Emak-emak Konsumen pelanggan setianya,

Keluhan akan Kenaikan harga bahan baku kedelai tersebut, diungkapkan oleh Beni, seorang Pemilik usaha kecil pembuatan Tempe yang berada di Kelurahan Cempedak Kecamatan Kotabumi Kabupaten setempat, saat bincang bersama media, kamis pagi (11/01/2022) waktu setempat.

” Pasca kenaikan Harga kedelai sejak sepekan lalu, telah membuat kami pemilik usaha kecil Tempe, terpaksa harus tega, meski menjadi beban dan dilema dalam melakukanya, Saat harga Bahan baku kedelai mengalami kenaikan, yang berarti menambah beban produksi, kami tidak mungkin menaikan harga Tempe dari biasanya” Kalau harga Tempe kami naikan, kasihan pelanggan yang membeli, Makanya kami terpaksa menyiasatinya dengan memperkecil ukuran Tempe dari biasanya, sekedar untuk memperkecil Biaya produksi,” ungkap Beni polos.

Masih kata Beni, Terlebih pada awal tahun 2022 ini, Bukan hanya soal kenaikan harga kedelai saja yang membuat usaha kami goyah sepi pembeli, penyaluran Program Bantuan Pokok Non Tunai (BPNT) Berupa Telur, turut mengurangi minat Emak-emak untuk membeli Tempe, apa lagi Konsumen tetap kami adalah kaum Ekonomi lemah,” Makanya dalam sepekan ini usaha kami mengalami Lesu, biasanya dalam satu hari, kami mampu menghabiskan 50 kilogram kedelai, kalu sekarang ini, tak pernah habis dan selalu tersisa, sementara selama ini, Dua orang pekerja menggantungkan Hidup keluarganya dari membantu usaha Tempe yang saya kelola,” Saya berharap ada perhatian dan uluran tangan dari pemerintah Daerah dalam membantu Kredit permodalan bagi pengembangan usaha kecil yang kami kelola,” terangnya penuh harap.

Tambahnya lagi, terlebih kami Menyiasati kenaikan Harga kedelai dengan memperkecil ukuran tempe, terkadang membuat kita tak enak hati dengan pelanggan, kalau pelanggan yang mengerti, mereka paling bilang,” Harga kedelai naik lagi ya mas, Sedihnya kalau ketemu pelanggan cerewet, mereka akan bilang,” Udah harga Tempenya mahal, kecil-kecil lagi,” Cari untung jangan besar-besarlah mas, ujar seorang ibu dengan wajah Cemberut,” Terang Beni tentang Pelangganya.

Pada saat bersamaan, tanggapan ketus di sampaikan Sundari, seorang ibu rumah tangga yang kebetulan akan membeli Tempe dan urungkan niat membeli, setelah melihat ukuran Tempe lebih Kecil dari biasa, namun harganya tetap sama seperti sebelumnya, sambil bergumam,” Kondisi perekonomian baru mau pulih, setelah sekian tahun porak poranda akibat Pandemi Covid yang berkepanjangan,” E ini harga Tempe buat lauk makan warga masyarakat Ekonomi lemah, jadi mahal karena Harga kedelainya naik, Tempenya juga jadi kecil,” ketusnya Cemberut dongkol dan berlalu.(Juaini/Prmn)

Post Views: 1,572
UKM

Navigasi pos

Previous Post: Inspektorat Lampung Melaksanakan Bimbingan Pengawasan di Desa Gedung Nyapah
Next Post: Desa Eka Bayu Prasetya, Bagikan 173 Sertifikat

Related Posts

  • Penjual Pisang Mengeluh, Karena PPKM Minat Beli Pisang Berkurang di Mesuji Lampung Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BAWASLU MESUJI dan BAWASLU RI/ Penyerahan Buku Pelanggaran Pemilu
KAPOLRI

BERITA NASIONAL

Lapor Presiden Joko Widodo, Marak Dugaan Kejahatan Politik Uang Polisi, Jaksa, Bawaslu dugaan Tutup Mata

22/02/2024 | 5:07 am WIB

Sambut Ketum Pospera Indonesia Halal Bihalal Pospera Se-Provinsi Lampung

08/05/2023 | 12:26 pm WIB

Suheri S.IP Turun Ke Kabupaten Monitoring Bawaslu Tulang Bawang

03/05/2023 | 8:15 pm WIB

KPK Tahan 10 Anggota DPRD Provinsi Jambi

12/01/2023 | 8:36 pm WIB

KPU: Jepri Ketua PLT DPC POSPERA Kabupatrn Mesuji Ingatkan KPU dan Bawaslu Untuk Tidak merekrut Perangkat Desa menjadi penyelenggara Pemilu

11/01/2023 | 11:20 am WIB

Jepri Ditetapkan Sebagai Ketua PLT DPC POSPERA Kabupaten Mesuji Oleh Eko Haryanto

08/01/2023 | 11:18 pm WIB

Kepala Desa Sriwijaya Dan Sekertaris Desanya Diduga Buang BKP dan Kwitansi Dari Beberapa Media Ini

28/12/2022 | 8:02 am WIB

Pospera Giat Lakukan Santunan Anak Yatim Di Akhir Tahun 2022

13/12/2022 | 12:47 pm WIB

Perempuan Bercadar Terobos Istana Negara Todongkan Pistol

25/10/2022 | 3:29 pm WIB

Di Kabupaten Mesuji Unjuk Rasa Masyarakat Tuntut PT. Garuda Bumi Perkasa Kades Jadi Bulan Bulanan Massa 

08/07/2022 | 10:14 am WIB

BAWASLU MESUJI dan BAWASLU RI/ Penyerahan Buku Pelanggaran Pemilu

KATEGORI

  • Laksanakan MUSRENBANG Desa Cahaya Makmur Dan Perubahan RPJMDes Tahun 2022 – 2027 Ke 2022 – 2029 DESA
  • Hujan Beserta Angin Kencang, Puluhan Rumah dan Tiang Listrik Mengalami Kerusakan POSPERANEWS nasional
  • Sosok Saidi Rosady Calon DPRD Kabupaten Mesuji Didukung Kuat Lapisan Masyarakat Budaya
  • Tim Gabungan PLN Datangi Kantor Bawaslu Mesuji Setelah di Dilaporkan Ke Polres Mesuji Daerah
  • Di Ikuti Tujuh Kecamatan Rapat Persiapan Bawaslu Mesuji Bawaslu
  • Masyarakat Pertanyakan Matinya LPJU di Jln. Sudirman Kabupaten Mesuji Siapa yang Bertanggung Jawab? Daerah
  • Marak Penipuan di Kabupaten Mesuji Korban Agen BNI Mandiri Hukum
  • PEMBANGUNAN JEMBATAN WAY SABUK MENINGGALKAN LUKA BAGI MASYARAKAT SEKITAR Daerah

Jurnalis Posko Perjuangan Rakyat

POSPERANEWS.COM.

Powered by PressBook News WordPress theme