Kotabumi – Posperanews – 23 November 2024 – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Lampung Utara berencana melayangkan surat kedua kepada PT PLN UP3 Kotabumi. Langkah ini diambil setelah surat pertama yang dikirimkan pada 21 November 2024 tidak mendapatkan tanggapan dari pihak PLN.
Ketua DPC Pospera Lampung Utara, Juaini Adami, yang mewakili DPD Pospera Lampung, Marsat Jaya, menyatakan bahwa pihaknya akan meneruskan surat tersebut hingga ke PT PLN Wilayah Lampung bahkan ke Kementerian BUMN jika diperlukan. Hal ini terkait insiden kelalaian PT PLN Bumi Nabung dan PT Haleyora Power yang menyebabkan kerusakan pada 8 rumah pelanggan, termasuk bohlam, TV, AC, dan kulkas.
“Kejadian ini sangat memalukan dan menunjukkan kurangnya profesionalisme petugas PT PLN Kotabumi. Pospera Lampung Utara berkomitmen untuk mengawal permasalahan ini hingga tuntas,” tegas Juaini.
Juaini juga mendesak agar Kementerian BUMN memberikan sanksi tegas kepada pihak-pihak terkait, terutama petinggi PLN di Lampung Utara yang terlibat dalam insiden tersebut. Selain itu, Pospera akan terus berjuang untuk membantu masyarakat Lampung Utara yang membutuhkan dukungan dari organisasi ini.
“Jika masalah ini tidak kunjung selesai, DPC Pospera Lampung Utara akan menggelar aksi besar-besaran sebagai bentuk protes,” pungkas Juaini.
Terpisah Kepala ULP Bumi Nabung Henri Sinaga Hingga Berita Ini Ditayangkan Belum Dapat Di Konfirmasi, Dihubungi Melalui WhatsApp Nya, Meski Dalam Keadaan Aktif Namun Tak Kunjung Merespon, Wartawan Media Ini Masih Berupaya Mendapatkan Keterangan Dari Kepala ULP Bumi Nabung Guna Keberimbangan Pemberitaan. (IB/JN)

