Skip to content
POSPERANEWS.COM

POSPERANEWS.COM

INFORMASI TERKINI

  • Kunjungi Kecamatan Sungkai Selatan, Kapolres Lampung Utara Sosialisasi Satgas Saber Pungli POLRI
  • Hut Tekab 308 ke-10, Sat Reskrim Polres Lampung Utara Gelar Syukuran dan Bagikan Nasi Kotak Kepada Ojol serta Masyarakat POLRI
  • Tokoh masyarakat Abung Timur Apresiasi, Atas cepat dan tanggap UPTD wilayah IV atas keluhan masyarakat. Daerah
  • Polres Mesuji AKBP Yuli Haryudo S.E Giat Sosialisasi Ops Keselamatan Krakatau Mewakili IPTU Khoirul Bahri S.H, M.H, POLRI
  • Pastikan Ujian SIM Berjalan Sesuai Prosedur Dan Tidak Ada Pungli, Kapolres Lampung Utara Sidak Satpas SIM POLRI
  • Kapolri Ungkap Capaian Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-75 Nasional
  • Imausah Terpilih, GMBI Lampura Punya Nahkoda Baru Daerah
  • Kunker Ke Polsek, Kapolres Lampung Utara Tatap Muka dan Bagikan Bansos Kepada Masyarakat POLRI

Dirut PLN Melawan! Desakan Pencopotan Dibalas ‘Gergaji’ Pejabat Manajemen Atas

Posted on 04/08/202504/08/2025 By Posperanews Tak ada komentar pada Dirut PLN Melawan! Desakan Pencopotan Dibalas ‘Gergaji’ Pejabat Manajemen Atas

Posperanews.com | Jakarta – Desakan dari berbagai pihak yang meminta pejabat Danantara untuk segera mencopot Dirut PLN Darmawan Prasodjo terus menggema.

 

Apalagi isu yang kini bergulir semakin meluas. Mulai dari perusahaan yang terus merugi meski PLN memonopoli distribusi kelistrikan di tanah air, korupsi yang menggurita, sampai nepotisme berkedok ‘profesional hire’ yang semakin menggila dan seolah menjadi budaya baru di PLN sejak kendali dipegang Darmawan Prasodjo.

 

Tapi bukan Darmo namanya kalau tak melawan. Sosok yang kabarnya selalu mengaku sebagai ‘gladiator politik’ kepada bawahannya itu karena tetap menjabat mulai era Jokowi sampai Prabowo, justru memperlihatkan perlawanan sengit.

 

Karena faktanya, bukannya membuat tranformasi demi memperbaiki perusahaan plat merah itu, politisi PDIP itu malah ‘menggergaji’ pejabat-pejabat teras di jajaran manajemen atas PLN yang disinyalir terdeteksi sebagai ‘duri dalam daging’.

 

Istilah ‘bedol desa’ ala Darmo di PLN pun mendadak tersiar. Sejumlah pejabat General Manager dan Executive Vice President (EVP), baik di bawah Direktorat Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan (EBT) dan Direktorat Distribusi pun kena sasaran.

 

“Iya, memang Pak Dirut sedang melakukan bersih-bersih pejabat yang dianggapnya sebagai cepu yang menginformasikan ke wartawan tentang bobroknya PLN saat ini dan mengganti pejabat yang dianggapnya tidak patuh dan berkiblat kepada mantan BOD yang sudah dicopot,” sebut sumber yang namanya minta dirahasiakan, Minggu (3/8/2025).

 

Berdasarkan data yang dihimpun, susunan batu pejabat level atas yang kini duduk di manajemen atas PLN diantaranya.

1. Hery Wiyoto menjabat sebagai EVP MPT

2. Nurhardiyanto menjabat Sebagai GM UIP MPA

3. Basuki menjabat sebagai GM UIP KLT

4. Susilo menjabat sebagai GM UIP KLB

5. ⁠Dewanto ditunjuk sebagai GM UIP SBU

6. Fathol menduduki jabatan GM UIP JBTB

7. Yasir duduk sebagai GM UIP JBB

8. Defiar Anis yang akan pensiun akhir tahun 2025 menjabat sebagai EVP MKS

9. Dis menjabat sebagai EVP HSSE

10. Abdul Salam N menjabat sebagai EVP TKS

11. Sugeng Widodo yang sebelumnya menjabat sebagai GM Jateng – Yogyakarta, dipercaya sebagai GM Jabar

12. GM Jateng – Yogyakarta diserahkan kepada Bram

13. EVP HTD dipercayakan kepada Supar

14. Galih C dipercaya sebagai EVP HSC

15. Sari menjabat sebagai EVP HST, dan

16. Adhi A dipercaya menjabat sebagai EVP Muda Mudi

 

*Presiden Didesak Turun Tangan*

 

Sebelumnya, dikutip dari media, Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam juga menyoroti keuntungan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero/PLN) yang anjlok, padahal diberikan monopoli bisnis. Bahkan, perusahaan listrik plat merah itu, utangnya naik sekitar Rp156 miliar per hari.

 

Mufti mengaku heran, lantaran PLN yang diberikan keistimewaan oleh negara, termasuk mendapat suntikan dana segar dari program Penyertaan Modal negara (PMN) ditambah subsidi dari APBN, utangnya justru menggunung.

 

Alih-alih layanan kepada masyarakat membaik, menurut Mufti, malah banyak keluhan dari masyarakat sebagai konsumen. “Bayangkan, perusahaan monopoli bisa merugi, atau labanya anjlok serta utangnya menggunung. Ini enggak masuk akal,” ujar Mufti, Kamis (31/7/2025).

Atas buruknya kinerja keuangan PLN ini, Mufti mendesak pemerintah segera merombak jajaran direksi PLN yang saat ini dipimpin Darmawan Prasodjo.

 

“Sudah waktunya PLN dibongkar, bukan hanya soal struktur keuangannya, tapi juga moral dan integritas pimpinannya. Kita ingin BUMN itu bekerja dengan akhlak, bukan akal-akalan,” tegas dia.

 

Mufti menilai, PLN selama ini, berlindung di balik narasi ‘penugasan’ dan ‘subsidi’. Namun, kemewahan yang didapatkan dari negara justru tak setimpal dengan hasilnya.

 

“Rakyat masih mengeluh soal listrik padam, kualitas layanan rendah, dan harga listrik diam diam terus naik. Kita lelah melihat perusahaan seperti PLN yang punya segala fasilitas negara, tapi gagal menjalankan amanah publik,” jelasnya.

 

Sedangkan Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi mengungkapkan, total utang PLN pada 2024 mencapai Rp711,2 triliun. Sementara pada 2023, utang PLN sebesar Rp655 triliun. Terjadi kenaikan utang Rp56,2 triliun dalam setahun. Atau setara Rp4,7 triliun per bulan.

 

“Kenaikan utang PN setara Rp4,7 triliun per bulan. Kalau dibagi 30 hari, utangnya bertambah sekitar Rp156.7 miliar per hari,” papar Uchok kepada Inilah.com, Jakarta, Selasa (29/7/2025).

 

Diterangkan Uchok, total utang PLN mencakup utang jangka pendek dan jangka panjang. Pada 2023, utang jangka pendek PLN mencapai Rp143,1 triliun. Setahun kemudian, naik Rp28.8 triliun, menjadi Rp172 triliun.

 

Sedangkan utang jangka panjang PLN naik dari Rp511,8 triliun pada 2023, menjadi Rp539,1 triliun pada 2024. “Kenaikan utang jangka panjang sebesar Rp27,3 triliun,” jelas Uchok.

 

Itu baru masalah utang yang terus mengembung. Soal laba pun dipertanyakan Uchok. Bagaimana mungkin, PLN yang memonopoli pasar kelistrikan di Indonesia, labanya anjlok pada 2024.

 

“Laba PLN pada 2023 sebesar Rp22 triliun, tapi tahun 2024 turun drastis menjadi Rp17,7 triliun. Penurunannya mencapai Rp4,3 triliun,” ungkap Uchok.

 

Anjloknya laba PLN ini, menurut Uchok, berbanding terbalik dengan nasib rakyat Indonesia selaku konsumen listrik. Sehari saja rakyat lalai membayar listrik yang deadlinenya per tanggal 20, dikenakan denda.

 

Lebih parah lagi konsumen token listrik yang lupa mengisi akun listriknya, dipermalukan dengan bunyi alarm dari mesin pencatat listrik di rumah.

Bunyinya nyaring hingga sampai ke kuping tetangga. Kalau tak segera isi, siap-siap listrik padam secara otomatis.

 

Atas buruknya kinerja keuangan PLN ini, Uchok mendesak pemerintah melakukan perombakan direksi PLN yang saat ini dipimpin Darmawan Prasodjo.

 

“Harus ada penyegaran direksi PLN. Ganti dirutnya yang enggak becus kelola PLN. Dia sudah terlalu lama berkuasa, sudah kenyang, harus diganti. Kalau tidak, kinerja PLN akan seperti keong,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Koordinator Nasional Relawan Listrik Untuk Negeri (Kornas Re-LUN) Teuku Yudhistira mengatakan, pencopotan sejumlah pejabat manajemen atas di tubuh PLN jelas semakin membuktikan arogansi dan perlawanan seorang Darmawan Prasodjo.

 

Seharusnya, kata Yudhis, berbagai isu negatif yang kini menerpa PLN, bisa diresponsnya secara bijaksana, dengan pembenahan kinerja, bukan ‘membunuh’ pejabat PLN yang dianggap bukan barisannya, sekali pun berprestasi.

 

“Kita lihat saja, PLN itu tampak bagus kemasannya karena framing di media-media ibukota. Coba cek beberapa nilai kontrak PLN dengan sejumlah media yang biasa dia (Darmo) pakai. Tapi kalau mau jujur, di dalamnya bobrok. Itu makanya, ada istilah Ikan busuk pasti dari kepalanya, tapi kok kenapa harus badannya yang diutak-atik,” tuding Yudhistira saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (4/8/2025).

 

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Wartawan Online (IWO) ini, apa yang disampaikannya jelas sangat beralasan.

 

“Kita lihat nanti pembuktiannya di perkataan dugaan pidana korupsi yang kini ditangani Kortas Tipikor Mabes Polri. Karena info yang kami himpun, ada tiga kasus yang kini masih dalam penyelidikan intensif terkait PLN era Darmo dan kini terus bergulir,” sebutnya

 

Di samping itu pula, Yudhis juga mendesak Presiden Prabowo baik secara langsung maupun melalui Danantara yang kini menaungi PLN, segera turun tangan dan bisa bertindak cepat untuk menyelamatkan perusahaan BUMN tersebut.

 

“Berbagai indikasi kejahatan seperti hedonisme Darmo yang suka plesiran keluar negeri, praktik kolusi dengan perusahaan vendor anak emas di PLN dan dugaan penghargaan berbayar seolah PLN di-eranya berprestasi harus segera diakhiri. Karena itu kami terus mendesak Presiden dan pimpinan Danantara untuk segera mencopot Darmawan Prasodjo beserta kronimya dan menggantinya dengan orang yang lebih kredibel dan profesional, bukan pejabat yang ingin memperkaya diri sendiri,” pungkasnya.(IB)

Post Views: 659
Nasional

Navigasi pos

Previous Post: Sambut Kemerdekaan RI; Lapas Kotabumi Gelar Persiapan untuk Pembukaan PORSENI WBP
Next Post: Bupati Dr. Ir. H. Hamartoni Ahadis, M.Si. Lantik 17 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Lampung Utara

Related Posts

  • Gempal Mengundang Masyarakat Putar Balikkan Angkutan Batu Bara Nasional
  • 7 Tahun Melenggang Pinjam Uang Pakai Sertifikat tanah Tetangga Tanpa Izin Daerah
  • Siap Jadi Mitra Kritis dan Strategis KPK-RI, Refky : AWPI Akan Rumuskan Programnya Nasional
  • Berjalan Sukses RAKERNAS AWPI Di Hotel Jayakarta JL.Hayamwuruk-Jakarta Nasional
  • Diduga Tidak Seperti Keinginan Menteri, Masyarakat Minta KPK Evaluasi Dinas PUPR Mesuji Daerah
  • Ormas PEKAT IB, Ada Limbah PT. Garuda Dinas Lingkungan Hidup Tak Peduli Kabupaten Mesuji Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BAWASLU MESUJI dan BAWASLU RI/ Penyerahan Buku Pelanggaran Pemilu
KAPOLRI

BERITA NASIONAL

Lapor Presiden Joko Widodo, Marak Dugaan Kejahatan Politik Uang Polisi, Jaksa, Bawaslu dugaan Tutup Mata

22/02/2024 | 5:07 am WIB

Sambut Ketum Pospera Indonesia Halal Bihalal Pospera Se-Provinsi Lampung

08/05/2023 | 12:26 pm WIB

Suheri S.IP Turun Ke Kabupaten Monitoring Bawaslu Tulang Bawang

03/05/2023 | 8:15 pm WIB

KPK Tahan 10 Anggota DPRD Provinsi Jambi

12/01/2023 | 8:36 pm WIB

KPU: Jepri Ketua PLT DPC POSPERA Kabupatrn Mesuji Ingatkan KPU dan Bawaslu Untuk Tidak merekrut Perangkat Desa menjadi penyelenggara Pemilu

11/01/2023 | 11:20 am WIB

Jepri Ditetapkan Sebagai Ketua PLT DPC POSPERA Kabupaten Mesuji Oleh Eko Haryanto

08/01/2023 | 11:18 pm WIB

Kepala Desa Sriwijaya Dan Sekertaris Desanya Diduga Buang BKP dan Kwitansi Dari Beberapa Media Ini

28/12/2022 | 8:02 am WIB

Pospera Giat Lakukan Santunan Anak Yatim Di Akhir Tahun 2022

13/12/2022 | 12:47 pm WIB

Perempuan Bercadar Terobos Istana Negara Todongkan Pistol

25/10/2022 | 3:29 pm WIB

Di Kabupaten Mesuji Unjuk Rasa Masyarakat Tuntut PT. Garuda Bumi Perkasa Kades Jadi Bulan Bulanan Massa 

08/07/2022 | 10:14 am WIB

BAWASLU MESUJI dan BAWASLU RI/ Penyerahan Buku Pelanggaran Pemilu

KATEGORI

  • Kasus Camat Negeri Katon Langgar Netralitas ASN pada Pilkada Kini Ditangani Polisi Daerah
  • Wakil Bupati (Wabup) Lampung Utara Hi. Ardian Saputra, S.H., menyerahkan bantuan paket sembako kepada para korban banjir Daerah
  • Kades Berasan Makmur Sri Wahyuni Salurkan 90 KPM BLT-DD BLT
  • Kapolri Resmikan Gedung Baru Ponpes Assalam Sekaligus Tinjau Vaksinasi se-Jawa Barat Nasional
  • Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik  Nasional
  • Kapolri Pastikan Vaksinasi untuk Buruh Bakal Dipercepat Hingga Akhir Agustus Nasional
  • Kabareskrim Polri Ungkap Perkembangan Pengejaran Jozeph Paul Zhang di Luar Negeri POLRI
  • Menuju Wilayah Bebas Korupsi, Bawaslu Gelar Acara Bawaslu

Jurnalis Posko Perjuangan Rakyat

POSPERANEWS.COM.

Powered by PressBook News WordPress theme